Back to Top

Hal Absurd Dalam Hidup Saya

What brings you here? Dafuq did you just read?
Ingin Jodoh? Hanya Dengan Rp 25.000,- Saja!!!

“Kabar Gembira!!! Bagi anda-anda yang masih (maaf) jomblo, ada kabar bahagia untuk anda-anda semua. Sulit cari jodoh? Wajah pas-pasan? Modal kurang untuk menggebet pujaan hati? Tenang, all iz well. Sekarang, semua ada solusinya. Hanya dengan 25rb rupiah saja!!”

Becanda? Oh, tentu tidak mblo! Dimulai dari cerita seorang temen yang bilang kalau di kampung pembantunya, ada semacam ‘Orang Pintar’ yang bisa bikin siapa aja jadi jodoh. ‘Orang Pintar’ disini bukan ahli matematika atau semacamnya gitu, ngerti lah yaah hahaha..

Kampung pembantunya temen saya itu, next kita sebut si Teteh, terletak di kaki Gunung Halu, daerah Cililin, Bandung. Jadi ini semua nyata, bukan sekedar karangan fiktif saya. Hanya berbekal foto, nama lengkap target, dan… Duit 25rb tadi. Kalo mau lebih juga boleh haha untuk diri sendiri janganlah pelit…

Setau saya, hal-hal kaya gini biasa disebut ‘Pelet’ atau ‘Ilmu Pengasihan’. Dari segi Agama Islam, kalo dibilang musrik, insya Allah ente musrik, hahaha.. Tapi denger-denger juga prosesnya dibacakan doa-doa. Entah doa apa.

Si Teteh, fyi dulunya dia sebagai korban, mengatakan bahwa efek nyata dari ‘Ilmu 25rb’ ini adalah, semua yang dilihat oleh korban/target adalah wajah si Pelaku (maaf yah kebawa-kebawa Hukum Pidana gini nulisnya).

Jadi gini contoh nyatanya, A menyukai B, tapi ternyata B sudah punya pacar. Hanya dengan berbekal 25rb, foto jelas B dan memberi tahu nama lengkap B pada si ‘mbah’, maka setiap benda/barang/orang yang dilihat B akan menjadi wajah A. Lebih lanjut yang saya tahu, B akan terus-menerus memikirkan A sehingga pada akhirnya B akan mengira dia mencintai A. Voilla!! A dapat jodoh deh.

Saya sempat tergiur terus terang aja sama yang begini hahaha bayangin hanya dengan 25rb, dapet pacar, siapapun yang kita mau. Keren kan! Tapi setelah berpikir keras, saya bingung, targetnya ngga ada hahaha..

Ayo buat yang masih single diperhalus tuh ini sebenarnya adalah revolusi buat kalian buat saya juga sih! Jangan mau terus-terusan single! Buat yang udah ditanya-tanya terus sama orang tua ‘kapan kawin nak?’ tapi boro-boro banget yah pacar aja ngga ada. Jangan mau terus tertindas oleh kejamnya nasib. Now, only with 25 k, you can get whoever you want, whoever you love! Yeah! \m/

Btw, rada jijik yah sama gambar diatas? Biarlah kawan, itu motivasi bagi kita semua, jomblo-jomblo eh maaf maksud saya single-single diluar sana. Good Luck!

Kerjaannya si Tania Puspitasari. Lucu, sampe sekarang kalo ngeliat ini masih suka senyam-senyum. Chris Evans si pantat sexy bisa-bisanya ada disitu hahaha.. Makasih yaa, Tan!
SELAMAT - SEMOGA - AMIN
Bima Aditya

Aku mulai lagi lho

Mencari-cari kamu

Menambahkan orang-orang yang namanya sama dengan kamu

Tapi kamu tetap begitu, misterius.

Atau mungkin terlalu apatis dengan dunia semacam itu, tidak nyata, katamu.

Aku menyangkal kau bilang obsesi

Hanya penasaran

Karna dari sekian banyak yang ku jejak, hanya kau yang benar hilang.

(Ria Melinda - Masih Penasaran Nyari Akun Facebook/Twitternya)

Senyum Tiga Jari, EHE EHE HE :D

Masa Depan Mah Ghoib, Ri!By: Debora Tyas Wradiningsih (I’ll always remember this quote. Life is full of uncertainty. Nobody knows what will happen tomorrow. So, just keep going. Be the best of you!)

Another Orgasmus! ♥

Dulu saya sempet ngga mau makan ini, karena yaa…. Selain alasan ekonomis (kecil tapi mahal) juga karena warna-warni gitu, saya sempet parno makanan ini pake bahan pewarna tekstil.

Tapi ternyata, sekalinya nyoba. I’ve never felt like that before. Pernah ngga makan sesuatu dan setelahnya senyam-senyum bahagia? Iya, bahagia aja ngga tau kenapa. Enak, manis, teksturnya lucu pas dilidah. Mau lagi, lagi, lagi dan lagi! And the most important thing is, ngga pake pewarna tekstil :p

Jadi, makanan yang kalo dimakan bisa bikin bahagia ngga jelas? Si Macaroon ini jawabannya hehe :”>

#YA! Berbenteng!

“Jangan Ri, jangan sama yang itu. Berbenteng. Agamanya beda”.

“Jangan Ri, jangan sama yang itu. Berbenteng. Sukunya A”.

“Jangan Ri, jangan sama yang itu. He’s too old. Bentar lagi lulus”.

“Jangan Ri, jangan sama yang itu. He drives a bicycle not a car”.

Is that funny to see people like that? They’re planning to fall in love with.

Berbenteng. Sadarkah, perbedaan itu kita sendiri yang menciptakan? “Tapi kan agamanya memang beda, Ri! Sukunya memang beda! Umurnya memang beda!” #YA! Terus kenapa? Masalah? Emang mau nikah besok? #pfffft

Benteng itu ada, karena kita yang membuat. Perbedaan itu sendiri, hanya alasan yang dibuat-buat.

Cinta itu ibarat bis kota, kalo bisnya gak berhenti, kejarlah. Kalo gak kekejar, tenang saja..masih ada bis kota berikutnya — pergijauh (via pergijauh)